Menu
Home | Kolom Bisnis | Uang & Pembiayaan | Dana P3KUM Lewat Lembaga Keuangan Mikro

Dana P3KUM Lewat Lembaga Keuangan Mikro

Font size: Decrease font Enlarge font

Kementerian Koperasi dan UKM juga punya andil dalam mengucurkan pendanaan bagi UKM. Hanya saja cara pengucurannya tidak langsung kepada pelaku usaha.Salah satu program yang diselenggarakan adalah Program Pembiayaan Produktif Koperasi dan Usaha Mikro (P3KUM).

Untuk mendapatkan fasilitas kredit dari program tersebut pelaku usaha memang tak berhubungan langsung dengan kantor kementerian. Pasalnya dana tersebut disalurkan melalui lembaga-lembaga keuangan mikro yang telah diberikan fasilitas.

LKM yang memperoleh fasilitas adalah LKM formal yang sudah berpengalaman di tingkat kabupaten sampai kecamatan, baik berupa koperasi simpan pinjam (KSP), unit simpan pinjam (USP-Koperasi), dan koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) seperti baitul mal wat tamwil (BMT) dan koperasi pondok pesantren (koppontren).

Jika pada tahun 2006 LKM mendapatkan penyaluran dana dengan bank yang telah bekerjasama dengan kementrian, tidak untuk tahun 2007 ini. Untuk sementara, yang telah pasti, kementerian menyalurkan dana bekerjasama dengan PT Penanaman Nasional Madani (PNM).

Program yang telah diselenggarakan semenjak tahun 2004 tersebut pada tahun 2007 ini akan menyalurkan dana Rp200 miliar melalui 1.600 koperasi, tepatnya dengan perincian 840 koperasi konvensional dan 760 berpola syariah. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2006 dimana dana digulirkan Rp140 miliar untuk 2000 koperasi.

Sasaran Kemenkop menuju menyalurkan dana kepada satu koperasi di satu kecamatan dimulai pada tahun 2005 dengan dana Rp100 miliar untuk 440 koperasi. Untuk tahun 2007 ini setiap LKM rencananya akan diberikan maksimal pinjaman untuk disalurkan kepada anggoranya (pelaku usaha) maksimal Rp100 juta, dengan jangka waktu pinjaman selama 10 tahun.

Pinjaman yang disampaikan LKM kepada anggota biasanya berkisar antara Rp25 ribu sampai Rp1 juta. Untuk ini tentu saja pelaku usaha yang memperoleh pinjaman mendapatkan beberapa manfaat. Pertama, pelaku usaha terbantu karena prosedur yang tidak sesulit dibandingkan meminjam kepada perbankan misalnya. Sementara bunga yang dibebankan oleh LKM kepada pelaku usaha diperkirakan tidak lebih dari 2%. (SH)

Comments (6 posted):

dede on 25 January, 2008 12:43:42
avatar
wah berguna juga infonya. tapi mohon info gimana caranya dapat pinjaman ini. untuk mengembangakan usaha saya.
klo da yang tau mohon info ke saya
agung on 25 January, 2008 07:18:25
avatar
bagaimana caranya mendapatkan modal dari lkm

saya dari kediri mohon balsan secepatnya!!!!!!!
aslm...
Anto on 26 January, 2008 03:46:49
avatar
Assl. Bagaimana caranya mendapatkan modal dari LKM tsb. saya mohon di balas ke e mail saya. thx.
achiel aurelia on 29 January, 2008 11:15:58
avatar
Assl. Bagaimana caranya mendapatkan modal dari LKM tsb. saya ingin memajukan dan menciptakan lapangan pekerjaan sehingga setidaknya rekan-rekan saya dan daerah sekitar saya dapat memulai usaha.saya mohon di balas ke e mail saya. thx.
achiel on 29 January, 2008 11:30:57
avatar
Assl. Bagaimana caranya mendapatkan modal dari LKM tsb.tempat saya di garut jaw barat. saya mohon di balas ke e mail saya. thx.
kasta purnama on 16 February, 2008 04:43:10
avatar
Salam, Saya sudah memiliki usaha minimarket berjalan tahun ke 4 dan ingin menambah modal usaha, memperluas lahan usaha, karena melihat dan menganalisa kondisi pasar yang cepat tumbuh berkembang. Mohon dapat diberikan informasi lengkap dan solusi yang baik mengenai masalah kami,tks

Post your comment comment

Please enter the code you see in the image:

  • email Email to a friend
  • print Print version
  • Plain text Plain text
Rate this article
0