Menu
Home | Kolom Bisnis | Agribisnis | Peluang Budidaya Belut

Peluang Budidaya Belut

Font size: Decrease font Enlarge font
Tak heran jika akhir-akhir ini banyak media mengekspos tentang besarnya peluang bisnis budidaya belut. Dan bagi yang terbiasa ‘melek’ di depan internet, mungkin juga tak jarang menemukan sebuah forum yang memperbincangkan tentang gurihnya berbisnis di bidang yang satu ini. Sebenarnya seberapa besar peluang budidaya belut?

Mengandalkan belut tangkapan dari alam untuk dipasarkan kembali ternyata sudah bukan sesuatu yang mudah lagi. Pasokan yang didapat dengan cara tersebut lama kelamaan semakin menipis. Berangkat dari kenyataan tersebutlah Ardiyan Taufik, pria dari kota Solo yang telah bergelut dalam bisnis ekspor belut semenjak 4 tahun yang lalu, akhirnya mulai merintis budidaya belut. Ia banyak berhubungan dengan para pengepul di berbagai daerah di Tanah Air untuk kemudian dikumpulkan dan dijual ke luar negeri.

Bisnis budidaya belut sendiri dimulai sekitar 1,5 tahun yang lalu (awal tahun 2006).Berdasarkan pengalaman bisnis budidayanya, menurut Ardiyan budidaya belut terbilang tidak sulit. Pebisnis yang ingin serius menekuni budidaya belut hanya dituntut untuk intens dalam hal perawatan dan pemberian pakan. Sementara dalam pemberian pakan pun, kata Ardian, pakan belut termasuk simpel. Pakan belut itu tidak berhubungan dengan pabrik. “Pakannya bisa keong mas atau bekicot. Jadi tidak tergantung pada pakan hasil pabrik,” ujar Ardiyan. Berdasarkan hitung-hitungan biaya operasional, biaya pakan tersebut menurut Ardiyan hanya menggunakan 15%-20% dari biaya operasional. Jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan komoditas perikanan lain yang biaya pakannya menelan hingga 60% dari biaya operasional.

Hanya saja menurut Ardiyan, banyak peternak pemula yang belum mengetahui seluk beluk membudidayakan komoditas yang satu ini. Biasanya para pemula akan bersemangat hanya sekitar 1 hingga 5 minggu di awal bisnis budidayanya. Selanjutnya mereka mengira bahwa usaha tidak berhasil karena tidak melihat tanda-tanda kehidupan ternak di siang hari. Padahal belut memang tidak aktif seperti produk perikanan lainnya. “Belut ini hewan malam, dan nyaris tidak kelihatan, tidak seperti ikan,” ujar Ardiyan.

Berminat budidaya belut, pada dasarnya modal menurut Ardiyan bukanlah yang utama. Jika calon pebisnis memiliki kolam semen, atau bahkan jika tidak ada bisa menggunakan kolam terpal. Sementara untuk bibitnya calon pebisnis bisa memulai dengan berusaha mendapatkan bibit dari sawah. Bibit belut bisa lebih mudah didapatkan di sekitar pertanian organik. Jika tidak bisa didapat dengan cara gratis, sambung Ardiyan, bibit belut sawah bisa didapat dengan harga sekitar Rp25.000/kg.

Jika dibudidayakan secara intens, bibit belut berukuran sebesar rokok akan membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 6 bulan untuk bisa dipanen untuk kemudian dipasarkan. Pilihannya ada pada pebisnis sendiri. Jika ingin dipasarkan secara lokal, biasanya waktu 3, 4 atau 5 bulan cukup untuk budidaya. Sementara untuk pasar ekspor biasanya akan memakan waktu 6 bulan.

Bicara harga jual juga menarik. Dari hasil panen, Ardiyan bisa mematok harga sekilo belut isi 10 seharga Rp15.000 untuk pasar lokal, bahkan bisa mencapai Rp18.000 di enuser. Sementara untuk pasar ekspor biasanya sekilo isi 10 dengan harga Rp20.000.

Tentang pasar ekspor belut sendiri, Ardiyan juga lebih tahu. “Coba saja lihat Singapura dan Malaysia, mereka darimana mendapatkan belut, kan tidak ada sawah,” ilustrasi Ardiyan. Jadi jika pun ada pihak-pihak yang pesimis dengan tidak adanya pasar ekspor bagi hasil budidaya belut Tanah Air, menurutnya harus dibuktikan sendiri. Hanya saja pebisnis yang benar-benar menekuni budidaya sekaligus pemasaran seperti Ardiyan, tentu saja tak bisa hanya mengandalkan modal dan ketekunan saja. “Siapa saja bisa berjualan, tapi tentu saja untuk menembus tempat yang dituju Kita harus mengembangkan relasi,” tutur Ardiyan. (SH)

Comments (12 posted):

handoko on 08 February, 2008 12:02:47
avatar
saya berminat untuk menjadi peternak belut,tapi untuk pemasaran belutnya gimana?susah atau tidak?apalagi untuk export?negara mana yg mau menerima?untuk exportirnya yg bisa dihubungi?
johannes on 28 February, 2008 02:46:20
avatar
saya tertarik untuk usaha ini.bisa berkenalan dg pak ardiyan. terimakasih
Koentadi Joseph on 07 March, 2008 01:08:57
avatar
Pak Ardian,
Terimakasih atas info belutnya. To the point saja tertarik untuk berguru tentang seluk beluk peternakan belut.Bisa saya minta alamat dan nomer tlp. Bapak di Solo? Terimakasih Pak
Koentadi JS di:annapurnasouth7145m@yahoo.com
Hendy on 11 March, 2008 02:21:32
avatar
Pak Ardian,
Info dari bapak sangat berguna,saya tertarik untuk mencoba,selain itu saya juga mau mencoba lele,saya bisa minta nomor yg bisa dihubungi?
terima kasih
andi lala on 13 March, 2008 01:32:44
avatar
pak.aku mau tanya.aku baru mau mulai
terjun ke bisnis belut.yg mau aku tanya
bagai mana cara mendapatkan betina belut
yg bagus?bagai mana belut berkembang biaknya.makasih ya pak.
hardianto lukman santoso on 14 March, 2008 04:21:19
avatar
GOOD BANGET!!!!!
aris setiawan on 15 March, 2008 12:55:00
avatar
p.Ardian,saya sagt tertarik dengan bisnis belut ini,saya minta Alamat Bpk untuk bisa lebih tau tentang belut. Tolong Kirim alamat bpk ke takumi1708@yahoo.com Terimakash. jawabn Anda saya tunggu
soemo on 17 March, 2008 12:31:55
avatar
pak ardian, saya sangat berminat juga budidaya belut, berapa kebutuhan pakan dari keong or cacing per hari per kg belut
minimal BEP berapa?
dhyana on 18 March, 2008 08:26:53
avatar
pak ardian
klo boleh tau saya minta alamatnya tempat budidaya belut, karena dalam waktu dekat ini saya akan membudidayakan belut.
terima kasih
teguh sasmito on 21 March, 2008 07:06:43
avatar
Pak ardian
Bisa minta informasi tentang cara yang tepat untuk mendaptkan budidaya belut. karena saya sedang mencoba membudidayakan hewan tersebut, tapi saya mengalami kesulitan , tolong dibantu ...
trims
ade on 24 March, 2008 07:03:04
avatar
Yth. Pak Ardian.
saya tinggal di bengkulu dan ingin budi daya belut. kira2 untuk mendapatkan bibit belut terdekat di mana ya?
wawan on 24 March, 2008 03:27:23
avatar
Pak Ardian
Pak, sy ingin mempelajari tentang ternak belut, karna sy sngt tertarik sekali ttg bisnis ini, sy minta alamat budidaya belut yang bapak kelola,
sebelumnya sy ucapkan terimakasih

Post your comment comment

Please enter the code you see in the image:

  • email Email to a friend
  • print Print version
  • Plain text Plain text
Rate this article
1.00