Bertanam dan Berjualan Jahe Gajah
Ada tiga jenis jahe yang memiliki permintaan tinggi di Tanah Air yaitu jahe putih besar (jahe gajah), jahe putih kecil dan jahe merah. Diantara ketiga jenis jahe tersebut, jahe gajah memiliki permintaan terbesar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Otomatis harganya di pasaran juga tercatat lebih tinggi dibandingkan dua jenis lainnya. Adapun ciri-cirinya, rimpang jahe gajah jauh lebih besar dan ukurannya lebih gemuk tetapi aroma dan rasanya kurang tajam dibanding kedua jenis lainnya
Jahe gajah biasanya diusahakan untuk produksi segar, baik dalam keadaan tua ataupun muda. Beberapa negara yang menampung hasil ekspor komoditas jahe dalam bentuk jahe segar adalah Malaysia, Hongkong, Perserikatan Emirat Arab, Singapura dan Saudi Arabia. Berbisnis jahe gajah, pada dasarnya pebisnis bisa memilih beberapa bidang usaha. Dimulai dengan budidaya, pengolahan, pemasaran atau gabungan diantaranya.
Agar bertani mendapatkan nilai tambah maksimal, tentu saja pebisnis harus mengetahui teknik budidaya yang baik sehingga memenuhi standar mutu hasil produksi. Karena terbukti juga tak sedikit kegagalan usaha tani yang disebabkan kekurangan pengetahuan budidaya, misalnya mengatasi tanaman dari masalah hama terutama penyakit busuk bakteri. Masalah-masalah seperti itu menyebabkan rendahnya hasil produksi serta harga jual yang tak sesuai.
Oleh karena itu, sebelum terjun ke bisnis budidaya, pebisnis setidaknya mengetahui kemana hasil produksi akan dipasarkan baik menyangkut harga maupun jenis produksi yang diinginkan oleh eksportir atau pedagang pengumpul. Selain itu benih yang berkualitas harus benar-benar dijamin ketersediaannya dan kalau telah ada sebaiknyan digunakan benih yang bersertifikat. Pemilihan lokasi penanaman juga harus sesuai dengan komoditas, disamping juga penanaman harus disesuaikan dengan musim tanam dan kemudahan mendapatkan sarana pertanian lainnya seperti pupuk dan pestisida
Rimpang segar jahe gajah banyak diekspor untuk memenuhi permintaan beberapa negara. Di negara importir jahe gajah segar akan diolah kembali menjadi minuman berupa anggur jahe, sirup jahe, dan makanan berupa selai dan dodol jahe. Untuk keperluan penjualan, panen jahe gajah dilakukan tergantung kebutuhan, ada yang meminta jahe segar muda dan segar tua. Harga jual jahe gajah pada kondisi normal berkisar antara Rp4.500 hingga Rp7.000 per kilogram. (SH)




del.icio.us
Digg
Comments (6 posted):
Post your comment